Sebelum Masuk Kuliah, Wajib Ketahui 5 Hal Penting Ini

program CSR pendidikan

Mulai memasuki masa SMA, kamu pasti semakin tidak sabar untuk segera lulus dan kuliah. Sebab, kamu jadi bisa lebih fleksibel mengatur jadwal kuliah dan pastinya, terbebas dari kewajiban menggunakan seragam yang sama.Namun, kuliah sebenarnya tidak sesederhana itu. Kamu harus mulai mengenali minat dan bakat sendiri agar tidak salah mengambil jurusan. Untuk membantumu menentukan sebelum memilih jurusan, mungkin kamu bisa memanfaatkan program CSR pendidikan, tapi dua hal lainnya baru bisa kamu pecahkan saat berkuliah. Berikut adalah 5 hal penting yang perlu kamu perhatikan dan laksanakan ketika berkuliah nanti.

program CSR pendidikan

Simak ulasan lengkapnya, ya!

  1. Belajar membuat prioritas. Memang, saat berkuliah nanti kamu akan lebih banyak punya waktu di luar kelas ketimbang saat bersekolah. Akan tetapi, “waktu luang” ini sebetulnya diberikan kepada kamu agar kamu melakukan hal-hal yang bisa meningkatkan nilai diri kamu: bisa dengan ikut organisasi, aktivitas kampus, atau bahkan perlombaan akademik. Di saat yang sama, “waktu luang” ini ada untuk melatih kemampuan kamu dalam membuat prioritas. Ya, kalau kamu terbiasa menentukan prioritas secara mandiri sejak kuliah, niscaya kebiasaan ini akan menjadi nilai lebih kamu di masa seusai kuliah nanti.
  2. Kekayaan kamu berasal dari ide. Kamu dan teman-teman satu jurusanmu pasti mendapatkan porsi ilmu yang sama. Artinya, bekal dan kemampuan kamu dan semua temanmu itu seimbang. Nah, apa yang bisa membedakan kamu dari puluhan atau ratusan teman kamu? Ya, betul. Jawabannya adalah ide. Kalau kamu punya ide cemerlang untuk sebuah tugas kelompok, sampaikan.
  3. Jangan abaikan silabus. Silabus adalah kerangka atau linimasa sebuah studi (biasanya setiap mata kuliah dan/atau dosen) yang diberikan pengajar di hari pertama kelas. Umumnya, pemberian silabus juga disertai dengan pemberian informasi soal aturan dan konsekuensi dari kelas yang diampu dosen tersebut. Maka dari itu, perhatikan ketika dosen kamu memaparkan materi silabusnya, ya. Majalah TIME bahkan mengatakan kalau silabus itu sama dengan hukum atau undang-undang, loh!
  4. IPK itu penting—bagi yang ingin sekolah lagi. Apa kamu pernah dengar perdebatan soal IPK vs keterampilan? Ya, ini adalah perbedatan turun-temurun. Secara umum, keduanya penting. Akan tetapi, perlu ditinjau kembali tujuan akhir dari masa kuliah Strata 1 kamu itu apa. Kalau kamu ingin lanjut ke S-2, jelas IPK penting sekali. Sebab, ini adalah salah satu prasyarat awal. Kalau kamu ingin bekerja, IPK penting untuk meloloskan kamu dari tahap administrasi. Artinya, punya IPK bagus sebagai modal untuk melamar kerja saja tidak cukup, ya. Kamu perlu dibekali dengan keterampilan yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar.
  5. Belajar bahasa asing. Apa bahasa asing yang sudah kamu dapat di sekolah? Bahasa Inggris? Bahasa Jepang? Bahasa Prancis? Atau Bahasa Jerman? Tentu bagus jika kamu mengusai bahasa asing selain bahasa Indonesia dan Inggris. Meski begitu, bahasa yang dimaksud di sini adalah bahasa lintas ilmu, ya. Misalkan kamu mengambil jurusan ekonomi, tapi kamu bisa menulis cerita fiksi. Atau kamu jurusan komunikasi, tapi kamu menguasai bahasa pemrograman. “Bahasa asing” yang kamu miliki dari lintas ilmu ini jelas akan jadi nilai unggul kamu dari teman-teman kamu.

Itu dia 5 hal penting yang perlu diketahui oleh calon mahasiswa. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Related Post